Kamis, 16 Oktober 2014

Mengenali Tipe Libido Sendiri

Mengenali Tipe Libido Sendiri
Libido - Gairah seks (libido) tidak ubahnya selera makan. Ada orang yang makan sepiring sudah kenyang, ada juga yang melahap tiga piring baru kenyang. semua itu sebenarnya wajar-wajar saja, karena setiap orang punya ’bawaan’ yang berbeda - beda.

Seperti halnya kepribadian, pola perilaku seks seseorang pun berbeda-beda. Menurut Dr Ferryal Loetan, ASC&T, DSRM, MKes, berdasarkan ilmu seksologi Cina, baik pria maupun wanita bisa dikelompokkan ke dalam empat tipe libido, yaitu: kuda, lembu, kambing, dan kelinci. Pengelompokan ini bukan didasari oleh shio, tapi berdasarkan selera dan pola perilaku seksual hewan-hewan tersebut. “Salah satu indikasinya adalah postur tubuh seseorang ketika muda,” jelas dokter dari Universitas Indonesia yang mengambil spesialisasi Rehabilitasi Medis dan Seksual di Amerika Serikat ini. 

Tipe Libido kuda
Bertubuh proporsional, tinggi besar dan kondisi fisiknya prima. Pada pria, biasanya terlihat atletis, pada wanita umumnya bertubuh bak gitar spanyol. Ciri lainnya bisa dikaitkan dengan tabiat atau kehidupan emosional kuda yang meledak-ledak dan sulit dikendalikan. Tingkat libidonya relatif tinggi dan ini bisa dilihat dari perilakunya yang selalu nyerempet ke urusan seks. Misalnya, saat nonton film yang sensual langsung terangsang dan ingin segera bercinta. 

Tipe Libido sapi
Bentuk tubuh cenderung gemuk. Sesuai karakter sapi, biasanya mereka terlihat kalem dan tak menggebu-gebu. Gairah seksual mereka juga tampak adem-ayem, sehingga dalam urusan ranjang pun mereka butuh pemanasan lebih lama dan perangsangan yang lebih bervariasi. 

Tipe Libido kambing
Umumnya berbentuk tubuh sedang, tak terlalu gemuk ataupun kurus, tidak pendek maupun tinggi. Dari sisi fisik, emosional, maupun pola seksualnya, mereka terbilang normal alias biasa-biasa saja; tidak kelewat menggebu, tetapi juga tidak terkesan dingin. Mereka juga tidak butuh pemanasan lama atau teknik berbelit.

Tipe Libido kelinci
Bentuk tubuhnya kecil mungil, penampilannya 'imut-imut'. Namun mereka terbilang gesit dan ‘mengundang’. Dalam urusan seks, mereka gampang terangsang, tetapi gampang pula menyudahinya. Sementara dari aspek emosional, tipe ini lebih fleksibel.
    
Yang selalu menjadi masalah adalah jika ada salah satu pihak yang merasa tidak nyaman. Apakah karena terpaksa melayani hasrat bercinta pasangan yang kelewat menggebu atau justru harus memendam hasrat bercinta yang tidak cukup tersalurkan. Kalau dibiarkan terus-menerus, kehangatan ranjang pun perlahan akan padam.  

Idealnya, pasangan yang cocok adalah mereka yang setipe. Misal, wanita tipe kuda sangat cocok berpasangan dengan pria tipe kuda pula. Jika tipe hewannya berbeda jauh atau malah bertolak belakang, biasanya akan menemukan masalah dalam urusan seksual. Misalnya, wanita tipe kuda binal dengan pria imut-imut tipe kelinci. Kendati begitu, dr. Ferryal juga mengingatkan agar berhati-hati dan tak mudah terkecoh semata-mata oleh penampilan atau bentuk tubuh. “Terlalu riskan bila mengantisipasi cocok-tidaknya dan langgeng-tidaknya perkawinan hanya berdasarkan tampilan luar saja,” ujarnya.